Perbedaan Netlify, Vercel, Cloudflare Pages, dan GitHub Pages
Netlify, Vercel, Cloudflare Pages, dan GitHub Pages sama-sama dapat menerbitkan website dari repository atau hasil build. Perbedaannya ada pada fokus platform, dukungan runtime, workflow preview, integrasi backend, dan batas operasional.
Ringkasan cepat
- Netlify: serbaguna untuk situs statis, Jamstack, preview deployment, redirect, header, form, dan function.
- Vercel: sangat kuat untuk frontend modern, terutama Next.js, dengan Preview dan Production Deployment yang terintegrasi.
- Cloudflare Pages: cocok untuk frontend global yang ingin dekat dengan jaringan Cloudflare, Workers, R2, dan D1.
- GitHub Pages: paling sederhana untuk dokumentasi, portofolio, landing page, dan situs statis yang sumbernya berada di GitHub.
Netlify
Netlify mendukung deploy dari Git, CLI, dan upload manual. Branch deploy serta Deploy Preview membuat pull request dapat diuji sebelum masuk production. Pengaturan build command, publish directory, redirect, header, dan function tersedia dalam satu workflow. Netlify cocok untuk tim yang ingin workflow Jamstack praktis tanpa mengelola server tradisional.
Vercel
Vercel membuat deployment dengan URL unik dan memisahkan alur Preview dari Production. Integrasinya sangat kuat dengan React dan Next.js, termasuk framework-aware build, environment deployment, domain, function, edge delivery, dan observability. Untuk situs statis sederhana, kapabilitas ini bisa lebih besar daripada kebutuhan; untuk aplikasi frontend modern, integrasinya sangat membantu.
Cloudflare Pages
Cloudflare Pages dapat digunakan melalui koneksi Git, Direct Upload, atau CLI. Keunggulan utamanya adalah kedekatan dengan jaringan global Cloudflare dan ekosistem Workers. Pages Functions menyediakan kode server-side pada rute tertentu tanpa VPS tradisional. Untuk proyek full-stack yang lebih luas, dokumentasi Cloudflare juga mengarahkan pengguna untuk mempertimbangkan Workers sebagai platform utama.
GitHub Pages
GitHub Pages menerbitkan file statis dari repository. Entry point dapat berupa index.html, index.md, atau README.md, dengan dukungan Jekyll. Setup-nya sederhana dan menyatu dengan GitHub, tetapi GitHub Pages tidak menjalankan PHP, Ruby, atau Python di server. Backend, database, autentikasi server, dan API privat harus ditempatkan di layanan lain.
Tabel perbandingan
| Kebutuhan | Pilihan yang masuk akal | Alasan |
|---|---|---|
| Dokumentasi atau portofolio statis | GitHub Pages | Setup sederhana dan menyatu dengan repository. |
| Landing page dengan banyak preview | Netlify atau Vercel | Branch dan pull request preview kuat. |
| Next.js atau frontend React | Vercel | Dukungan framework dan environment deployment terintegrasi. |
| Frontend global plus edge | Cloudflare Pages | Dekat dengan jaringan Cloudflare dan Workers. |
| Backend PHP atau monolitik | Bukan pilihan utama di atas | Gunakan hosting yang menjalankan runtime server-side, atau pisahkan frontend dan backend. |
Checklist sebelum memilih
- Cocokkan build command, versi Node, dan folder output.
- Simpan token dan private key di environment variable, bukan repository atau bundle frontend.
- Bedakan hosting static asset dengan hosting aplikasi server-side.
- Pastikan preview deployment tidak membocorkan data staging.
- Periksa limit build, bandwidth, function, deployment, dan fitur tim pada halaman resmi karena dapat berubah.
- Simpan konfigurasi build, redirect, environment variable, dan prosedur migrasi agar tidak terkunci pada dashboard.
Kesimpulan
GitHub Pages unggul untuk situs statis sederhana. Netlify cocok untuk workflow Jamstack yang kaya fitur. Vercel kuat untuk frontend modern dan aplikasi dengan Preview serta runtime terintegrasi. Cloudflare Pages menarik untuk proyek yang ingin memanfaatkan jaringan global Cloudflare dan ekosistem Workers. Pilih berdasarkan bentuk aplikasi dan kebutuhan operasional, bukan popularitas platform.
Sumber resmi
- Netlify — Deploy overview
- Vercel — Deployments overview
- Cloudflare Pages — Documentation
- Cloudflare Pages — Functions
- GitHub Pages — Creating a site
Transparansi: Artikel ini disusun bersama Codekop AI berdasarkan sumber yang tercantum, lalu ditinjau dan disunting oleh Fauzan Falah. AI dapat keliru, jadi silakan cek kembali sumber asli.